Broker Non Dealing Desk

Posted on

Broker Non Dealing Desk – Broker Non dealing desk merupakan jenis broker forex dimana order yang dilakukan oleh clientnya langsung diteruskan ke market forex, lembaga-lembaga keuangan/bank besar, atau pada broker lain yang lebih besar. Jenis broker ini banyak direkomendasikan karena sifatnya yang relatif lebih adil terhadap client dan anpa manipulasi harga.

Ciri dari broker non dealing desk biasanya adalah adanya Spread yang fluktuatif (berubah-ubah) tergantung pada kondisi market forex.

Broker non dealing desk dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain : Broker ECN, Broker STP, dan Broker DMA.

Broker Forex ECN

ECN merupakan singkatan dari Electronic Communication Network. Dalam broker forex ECN, order dari user langsung di teruskan ke market yang sesungguhnya dan berinteraksi langsung dengan pelaku market lain seperti Bank, pemerintah, perusahaan, ataupun trader lainnya.

Baca juga  Broker Dealing Desk

Proses jual beli yang terjadi dilakukan tanpa adanya intervensi dari pihak broker. Pihak broker sebagai penyedia jasa hanya mengambil keuntungan berupa spread atau komisi saja.

Kondisi market di broker forex ECN merupakan kondisi real dari market forex, trader langsung bertansaksi di market tanpa di bandari oleh broker.

Broker Forex STP

STP disini merupakan kepanjangan dari Straight Through Processing. Broker Forex STP dalam prakteknya merupakan penghubung order yang kita lakukan dengan broker lain yang lebih besar. Dengan kata lain, Broker STP tidak menyambungkan order kita ke market, namun pada broker lain yang lebih besar yang berperan sebagai penyedia liquiditas bagi si broker STP tersebut.

Baca juga  Memilih Broker Forex Terpercaya

Order dari client disambungkan oleh broker STP pada broker besar, atau pada beberapa broker ECN (multi liquiditor).

Broker Forex DMA

DMA disini merupakan kepanjangan dari Direct Market Acces . Jenis broker forex DMA cara kerjanya sama mirip dengan broker ECN dengan campuran sistem STP. Perbedaanya adalah, dalam broker DMA pihak broker terikat kontrak untuk menggunakan liquiditor tertentu. Sistem transaksi yang digunakan adalah berbasis Best rate dari para liquiditornya.

Dalam prakteknya, banyak broker yang mempromosikan diri sebagai broker ECN, padahal dalam kenyataanya merupakan broker STP atau DMA. Hal ini tentunya perlu dicermati oleh calon klien, karena ada perbedaan mendasar antara tipe ECN dengan STP atau DMA. Tipe broker STP atau DMA menggunakan jasa broker lain sebagai penyedia liquiditasnya, sehingga kualitas dari si broker tersebut (eksekusi order,dll) amat tergantung dari kualitas dari penyedia likuiditasnya. Dalam broker ECN asli, order dari client akan secara langsung di lempar ke market, ke multi interbank tanpa intervensi broker manapun.

Baca juga  Broker Hybrid

Biasanya, broker tipe STP atau DMA dengan likuiditor bagus sudah cukup baik kualitasnya.

Tipe broker ECN memiliki kelemahan dalam fleksibilitasnya. Biasanya membutuhkan modal lebih besar untuk buka akun di broker ECN, ada komisi, tidak bisa melakukan hedging, dan terdapat rule First In First Out. Selain itu tipe broker ECN murni biasanya tidak menggunakan software MT4.

Silahkan simak infromasi forex Indonesia lainnya di web ini.

Leave a Reply