Cara Membaca Candlestick Forex

Posted on

Cara Membaca Candlestick – Candlestick Chart merupakan jenis chart yang paling umum digunakan oleh trader forex Indonesia. Karena itu, cara membaca candlestick forex merupakan hal dasar yang kami pikir perlu untuk dikuasai. Kenapa chart atau grafick candlestik populer? hal ini dikarenakan tampilannya yang bersih dan mudah untuk dibaca dalam sekali lirik saja.

Kemampuan untuk membaca candlestick secara dasar akan cukup membantu nantinya dalam mempraktekan sistem trading yang anda gunakan. Selain itu, anda bisa mengembangkannya dengan mempelajari cara candlestick pattern yang sudah baku dan cukup mudah untuk dipelajari.

Sebelumnya, berikut ini adalah anatomi atau bagian-bagian dari candlestick chart forex.

cara-membaca-candlestick
gambar dikutip dari forexcashblog.com

Keterangan:

  • Open = harga pembukaan candlestick chart. yaitu harga dimana candlestick tersebut mulai dibentuk.
  • Close = harga penutupan candlestick chart. yaitu harga dimana candlestik tersebut ditutup.
  • High = harga tertinggi yang dicapai oleh candlestick tersebut.
  • Low = harga terendah yang dicapai oleh candlestick tesebut.
  • Jarak antara open dan close disebut dengan Body . bentuknya adalah kotak.
  • Jarak antara nilai High dan Low dengan Open dan Close disebut dengan Ekor. bentuknya tidak memiliki tubuh, hanya garis saja.
Baca juga  Pengertian dan Arti Leverage Forex

Nilai-nilai dari High,Low, Open, dan Close (HLOC) inilah yang membentuk grafik candlestick. Perbedaan dari nilai-nilai tesebut dapat kita baca dan kita artikan untuk memperkirakan kekuatan pergerakan harga. Selain itu, kumpulan dari beberapa candlestick bisa membentuk pola tertentu yang bisa kita gunakan sebagai sinyal untuk buy/sell. Inilah yang biasa disebut dengan candlestick pattern.

Nilai dari high, low, open, dan close dalam candlsetick juga dipergunakan oleh banyak indikator teknikal seperti Moving average, bollinger band, pivot point, dsb sebagai basis perhitungan indikator tersebut.

Candlestick terbentuk berdasarkan pada time frame chart yang kita pilih. Misalnya anda menggunakan time frame 1 Jam (H1) maka untuk membentuk 1 candlestick diperlukan waktu 1 jam.

Baca juga  Mengenal Time Frame Forex

Cara Membaca Candlestick Forex

Cara membaca grafik candlestik secara mudah bisa dilihat dari komposisi dari nilai high,low,open,dan close nya.

  • Jika nilai Open dan Close dekat dengan nilai High dan Low disertai dengan body yang panjang, ini menunjukan power pergerakan harga yang kuat. Biasanya candle berikutnya akan bergerak searah dengan candlestik yang ini.
  • Jika Nilai high dengan open/close membentuk ekor yang panjang, ini menunjukan tekanan dari seller yang masuk ke market. Semakin panjang, semakin besar tekanan seller.
  • Jika nilai low dengan Open/Close membentuk ekor yang panjang, menunjukan tekanan dari buyer yang masuk ke market. Semakin panjang, semakin besar tekanan buyer.
  • Jika nilai close dari candlestick sekarang lebih tinggi dari nilai close dari candlestick sebelumnya, maka harga diperkirakan akan naik karena buyer masih mendominasi market.
  • Jika nilai close dari candlestick sekarang lebih rendah dari candlestick sebelumnya, maka harga diperkirakan akan turun karena seller mendominasi market.
Baca juga  Resiko dan keuntungan forex trading

Patokan diatas hanya berupa patokan kasarnya saja, anda bisa memperdalamnya dengan mempelajari cara membaca candlestick pattern.

Bagaimana dengan cara membaca candlestick saham, atau cara membaca candlestick emas/gold. Pada dasarnya sama aja, karena jenis grafik ini sifatnya universal dan pattern yang munculpun relatif sama.

Topik yang berhubungan;cara membaca candlestick, grafik sin 2x, f(x)=sin 30 grafik fungsi, f(x)=sin 30, contoh soal interval fungsi naik dan turun brainly, cara membaca indikator candlestick, buatlah grafik dari f(x)=1/2 2, gambarlah grafik fungsi f(x)= -2 cos x, grafik fungsi kuadrat, Grafik fungsi y = x -2

Leave a Reply